Home > Apa kata mereka, BRS 500 | PERT, energy, Peluang Bisnis, Technology > Pemindahan Energi, Sebuah Teknik Pengobatan Alternatif

Pemindahan Energi, Sebuah Teknik Pengobatan Alternatif


TEMPO Interaktif, Bandung: Dalam teknik pengobatan kuno pemindahan energi dipercaya dapat digunakan sebagai langkah penyembuhan. Teknik ini digunakan berdasarkan pelacakan riwayat tradisi akupuntur Cina yang telah berusia sekitar lima milenium, Ayurveda di India, dan Aborigin di Australia.

Dari cara kuno itulah konsep pengobatan energi secara modern itu diterapkan. Di Indonesia, baru ada satu ‘salon energi’ yang menyediakan peralatan guna mengoptimalisasikan energi dalam tubuh yakni Energy Centre Bandung, di Jalan Diponegoro No. 25.

“Misalnya sering capek atau mengantuk biasanya ada level energi di bagian tubuh yang rendah. Di sini level energi bisa ditingkatkan. Ini pertama di Indonesia,” kata Rika A. Firdianti, manajer pusat energi ini kepada Tempo, Rabu (14/7).

Pengobatan energi secara modern ini menggunakan gabungan antara tradisi akupunktur dan ayurveda dengan memanfaatkan metode bioresonansi ala Barat. “Bioresonansi itu menggetarkan sel-sel tubuh secara halus. Karena di pusat energi ini menggabungkan akupunktur dan ayurveda jadi sistem pengobatannya ditujukan ke titik meridian (akupunktur) tubuh,” jelas perempuan berusia 36 tahun ini.

Kondisi organ tubuh yang tidak optimal ternyata memiliki hubungan dengan perubahan aliran energi antara titik-titik akupunktur tubuh. Dengan alat-alat dari Jerman seperti biograf (BioGraph/BG) dan sistem bio resonan (Bio Resonance System/BRS) energi pada organ tubuh dioptimalkan.

Utamanya, teknologi ini bisa melindungi klien dari radiasi berbahaya, mengembalikan energi ke level optimal, memonitor status energi, dan menangani penyakit dengan penerapan mirip terapi.

Membran sel dalam tubuh kerap tertutup lemak. Karena problem ini, zat racun (toksin) menjadi terjerembab di dalam membran. Dengan menggetarkan sel-sel menggunakan BRS, zat merugikan itu bisa dikeluarkan. Melalui sinyal yang diberikan kepada titik meridian dalam tubuh klien, membran-membran sel akan membuka.

Membran sel yang bebas lemak membuat penyerapan nutrisi dan oksigen menjadi baik, sedangkan karbon dioksida (CO2) beserta sampah-sampah tubuh terbuang. Oleh karena itu, “Vitalitas, metabolisme, dan peredaran darah menjadi lebih bagus karena energi (organ tubuh) optimal,” ungkap Rika.

Pusat energi akan melakukan diagnosis korelasi energi biologis-usia kepada sang klien menggunakan BioGraf. Artinya, tingkat energi akan dibandingkan dengan level normal dan ditemukan kapasitas penyembuhannya. Lewat pemeriksaan therapeutis, energi dalam tubuh itu dijelaskan oleh konduktivitas bioelektrik.

Klien yang datang ke pusat energi ini di antaranya para penderita diabetes, darah tinggi, kanker, vertigo, dan migran. Tahap pertama, level energi organ-organ tubuh klien akan dicek. “Setelah ketahuan organ mana yang level energinya rendah, baru masuk ke sesi program perawatan (treatment) yang disesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Rika.

Selain BG dan BRS, pusat energi juga menyediakan alat-alat perawatan energi seperti DeTox (spa di kaki) untuk mengeluarkan racun tubuh, memulihkan kondisi jaringan dan organ, meningkatkan sirkulasi darah, serta energi. Ada pula Calorie Fit yang mengukur kondisi metabolisme tubuh. Penentuan program pengaturan berat badan paling efektif bagi seseorang dapat dibantu dengan alat ini. Software-nya akan memonitor energi untuk program-program pengendalian berat badan, kesehatan jantung, kebugaran, dan nutrisi yang optimal.

Program manajemen berat badan juga bisa dibantu dengan Power Plate. Tak hanya itu, alat ini pun membantu klien dalam menjalankan program pengencangan tubuh, dan menghilangkan selulit.

Sepanjang pusat energi ini dibuka sejak 8 Maret lalu, rupanya sudah ada klien yang mengalami kemajuan kesehatan. Rika menerangkan, “Ada klien darah tinggi yang ikut treatment di sini sudah bisa jalan dan keliling lapangan, awalnya harus dituntun.”

Padahal kalau dilihat dari cara-cara pengobatan, “Kita tidak ada korelasinya dengan medis, hanya perawatan energi oleh praktisi energi,” lanjutnya. Ini mengobatan tanpa obat seperti tablet, kapsul, atau puyer seperti di rumah sakit.

Paket perawatan di pusat energi, yang untuk Indonesia hanya ada di Bandung ini, dimulai dengan tarif sekitar Rp 100.000 sampai Rp 250.000 untuk sekali layanan. Bagi klien yang tertarik menjalani paket kontinyu tersedia pula paket-paket layanan yang berturut-turut 20 sampai 40 kali layanan harganya mulai Rp 3.500.000 sampai Rp 6.000.000. Spesial di Juli ini, Energy Center Bandung, memberlakukan potongan harga untuk paket-paket yang disediakan.

Macam-macam klien yang datang ke pusat energi ini, baik perempuan maupun laki, kaum dewasa atau manula. “Perawatan energi baiknya untuk orang di atas 17 tahun. Untuk anak-anak tidak bagus karena getaran itu bisa merusak sel-sel otak,” kata Rika.

GILANG MUSTIKA RAMDANI

Kamis, 15 Juli 2010 | 04:12 WIB | Akupuntur. TEMPO/Gunawan Wicaksono

Pemeriksaan Kesehatan dengan BioGraph Medec

  1. 07/09/2013 at 3:58 am

    infonya mantap & bermanfaat sob..
    salam kenal ya🙂
    thx a lot

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: